hidup kau ini sekarang dikelilingi orang-orang yang konsumtif, hanya memikirkan uang, uang dan uang...
terkejut aku mendengar ucapan itu wahai kekasihku dari bibir indahmu yang merah ranum seperti jambu merah mungil yang ada di depan halaman rumah kawan kecilku di desa, tempat aku dibesarkan kedua orang tuaku.
aku jadi berpikir, apa sajakah yang sudah kubeli? barang-barang apakah yang sudah membuatku menjadi konsumtif?
oh iya, aku lupa... aku ini miss gadget...
sejenak aku memikirkan beberapa gadgetku... handphone, ya, berkali-kali aku ganti telpon genggamku, berkali-kali pula aku ganti nomer...
ya, ya... aku ini gak mau namanya ketinggalan jaman. ketika beberapa kawanku sudah pakai Blackberry, aku pun ingin dan aku membelinya meski produknya tak bergaransi... yang penting bisa bbm-an... yang gak penting-penting amat, hanya berisi gosipan. dan ketika kawanku ber-touch screen ria, aku pun juga ingin memilikinya meski bukan i-phone yang kupunya, yang penting aku sedikit bergaya.
sebelumnya, komputer pun aku sudah berkali-kali ganti. awalnya hanya PC yang lumayanlah spek-nya. ah, PC gak bisa dibawa ke mana-mana... laptop pemberian ayah pun akhirnya ada di depan mata...
aduuuuh, besar amat nih laptop, berat bawanya... aku pun membeli netbook, kecil, simpel, gampang dibawa-bawa, warnanya pun sesuai dengan kesukaanku. aku pun tak lupa melengkapinya dengan gadget lainnya seperti flash disk, giganya pun gak tanggung-tanggung 16 giga. gak cuma itu, aku pun punya hard disk external 250 giga. modem juga gak ketinggalan.
tapi jangan lupa loh say, satu, kau pun juga pake barang-barangku... dan aku gak keberatan sama sekali. aku malah seneng, kamu juga gak ketinggalan jaman jadinya... hehehe...
kedua, semua gadget yang kubeli mendukung kerjaanku. aku bisa terima surat elektronik langsung dari hapeku, aku bisa kerjain proyek terjemahanku di mana pun aku berada, selama ada colokan listrik dan koneksi internetnya.
dan jangan lupa juga say, masih ada yang belum kebeli nih... dan masih perlu uang banyak lagi...
dan yang terpenting juga say, kau masih jadi kekasihku... cmiiww... dan aku gak konsumtif untuk masalah rasa, nyatanya kita sudah jalan hampir tujuh taun loh... dan belum capek.
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire