samedi 7 juillet 2012

5 KEBIASAAN BURUK YANG DILAKUKAN WANITA


Apa saja sih emangnya?

1. Menggunakan sepatu High-heel setiap hari.
==> gak capek apa pake high heel saben hari? sesekali bolehlah, coz kalo saban hari, bisa mengakibatkan cedera urat dan sakit punggung. Nah loh!

2. Bawa tas tangan yang terlalu berat
==> bawa yang ringan-ringan aja lah, biar gak sakit punggung, sakit di bagian bahu dan leher. 

3. Tidur masih dalam kondisi muka berdandan
==> gak perlu dandan kalo mau tidur, lepaskan beban wajah kalian! emangnya mau ketemu ama "prince charmant" di mimpi??

4. Pake BH yang tidak sesuai ukuran
==> gak tau ukuran BHmu? coba tanya sama penjualnya yang profesional, kali aja bisa bantu. atau coba-coba ukuran yang ada, mana yang nyaman dipake, nah itulah yang diambil. Gak mungkin juga kan, pake BH ukuran 36 sementara payudara cuma ukuran 32... hehe..

5. Terlalu berobsesi terhadap penampilan luar.
==> penampilan luar memang harus diperhatikan, tapi ya sewajarnya saja. Gak perlu pake operasi segala, syukuri apa yang ada dan penampilan luar akan lebih berkesan apabila dalam hati bersih, yang penting chic inside lah ;)

Semoga berguna.



*saduran dari artikel di yahoo perancis*

vendredi 6 juillet 2012

Tujuanmu apa?

Beberapa hari ini aku dipusingkan lagi dengan situasi sahabat karibku yang sudah kuanggap sebagai kakakku sendiri. Bingung campur sedih. Kenapa bingung? yah, nggak tau juga aku kok jadi ikut bingung. Mungkin karena sikapnya itu. Dia itu memang orang baik, dengan siapa pun. Hanya saja, aku masih belum memahami benar sepertinya. 


Berkali-kali dia menjalin hubungan asmara, sayangnya selalu kandas. Seringkali dia ditinggalkan kekasih hatinya. Diduakan. Menyakitkan memang. Apa gerangan yang telah dia lakukan hingga diperlakukan demikian? Mungkin dia perlu introspeksi diri lebih dalam lagi.


Sedih juga merasakan kekecewaannya. Tapi aku juga tidak mau terlalu larut dalam kesedihannya. Egoiskah aku? Mungkin ya, mungkin pula tidak. Tak ada di dunia ini satu pun orang yang sempurna. Aku pun termasuk di dalamnya. 


Selalu aku ingatkan dia, tak usahlah melihat atau mengingat terus apa yang sudah terjadi. Tengak tengok sebentar ke belakang tidak apa-apa untuk introspeksi, tetapi tujuan kita kan bukan ke belakang melainkan ke depan. 


Sempat dia katakan, "sia-sia yang sudah kuberikan selama ini perhatianku, curahan sayangku, tapi akhirnya dia juga bukan milikku."


"Loh, bukannya dari awal sudah sepakat untuk menjalin  sebuah tali perkawanan? Memang tidak bisa disalahkan, kalau rasa cinta  datang kemudian. Tetapi tidak bisa pula kita memaksakan kehendak kita kalau ternyata dan dari awal sudah dinyatakan, tak bisa menjalin hubungan asmara", kataku.


Sudahlah, tak perlu pusing, sayang. Dunia ini masih indah untuk dinikmati. Masih banyak kesempatan pula untuk mendapatkan kekasih di lain hari.


Hanya satu, jangan terlalu berharap atas apa yang sudah kita beri atau curahkan. Ikhlaslah, pemberian tanpa pamrih akan lebih jauh bermanfaat dan berkesan. InsyaAllah.

vendredi 1 juin 2012

L'amour ne se programme pas, ne se commande pas

Ya, memang benar. Cinta itu tidak terprogram dan tidak bisa pula dipaksakan. Rasa itu kan hadir setiap saat, kala kita bertemu orang yang dirasa cocok, saling mengerti, saling memahami, ada di kala perlu, ada di kala senang, hadir pula di kala susah atau pun sedih. Tetapi juga perlu diingat bahwa rasa itu tidak pula bisa kita paksakan. Saat kita merasakan semua kenyamanan yang ada, rasa itu mulai tumbuh di hati kita. Namun, apabila orang yang amat kita sayangi dan cintai tak mempunyai perasaan yang sama, tentulah kita tak bisa memaksanya untuk mempunyai rasa yang sama. 
So, tak usah berkecil hati, sedih memang, tapi mau gimana lagi? Masih banyak kok orang yang bisa kita temui dan mungkin mempunyai rasa yang sama seperti yang kita rasa ;) 


Kalau pun memang dia jodoh kita, gak bakal lari kemana kok :D 

dimanche 29 janvier 2012

Galau

Lagi galau? 
Kata Pak Super Mario, kalo lagi galau jangan cari kawan yang lagi galau juga, salah besar itu namanya!


Emang beneran sih, kalo pas lagi galau lebih baik carilah kawan yang bisa menghibur, yang bisa bantu ngilangin kegalauan. Kalo gak mau ketemu kawan, yaa... baca-baca, dengerin musik, nonton movie, atau ngeblog :D


Cuman perlu diinget, bacaannya jangan yang bikin tambah galau, dengerin musiknya jangan yang mendayu-dayu, nonton movie-nya pun jangan yang bikin air mata ngalir atau yang bikin jengkel. 


Galau... cari dulu apa sih penyebabnya, kok sampai bisa muncul. Faktornya banyak, bisa jadi karena :
1. Kepingin jalan-jalan sama pacar, tapi gara-gara pacar lagi sibuk futsal, batal jadinya. Solusinya, kan bisa jalan-jalan sama teman-teman. "Ya, sih, cuman maunya kan jalannya sama pacar". Ya udah, nonton pacarnya aja yang lagi main futsal, kasih semangat. 


2. Kepingin makan enak, tapi gara-gara gak punya duit, gak jadi. Solusinya, makan enak gak harus ke restoran, gak harus keluar. Apa yang ada di rumah, dinikmatin. Nah, kalo di rumah gak ada apa-apa untuk dimakan? Masa' ciiiih?? Pastinya punyalah, sedikit simpenan, entah itu telur, mie, atau roti tawar. Kan bisa diolah sendiri, bikin sandwich ala sendiri. 
Solusi lain, sisakan sedikit uang belanjamu untuk hal-hal yang gak terduga, biar gak bikin galau.


atau alasan-alasan lainnya yang cuma kalian sendiri yang tau.


Saya nulis kegalauan bukan karena saya lagi galau juga, cuma pengin berbagi aja kata-kata mutiara dari Pak Mario, kali aja bermanfaat.

jeudi 26 janvier 2012

Tips Kala Hujan Angin

Sekedar tips aja. Kalo pas hujan lebat disertai angin, sebaiknya :
1. Hindari jalan yang banyak pohon. Kalopun harus lewat, ya tetap waspada. 
2. Hindari parkir atau berteduh di bawah pohon. 
3. Jaga jarak dengan kendaraan di depan kita, dan jangan lupa nyalakan lampu kendaraan.
4. Gak perlu tergesa-gesa, jalanan licin kala hujan. 
5. Gak perlu keluar rumah, kalo tidak penting-penting banget.


Semoga berguna.

Alam tak bersahabat lagi

Kemarin pagi, setelah mengantarkan kedua kawanku yang berkebangsaan China ke rumah salah satu kawan kami di Ubud, kami melanjutkan perjalanan ke sebuah desa dibalik pegunungan. Pak Boss, calon suamiku dan aku, kami bersama-sama berangkat menuju desa itu. Perjalanan dari Ubud cuaca cerah, sesampainya di sebuah pedesaan yang aku tak tau namanya, disambutlah kami dengan hujan yang tidak beraturan dan juga angin kencang. Setibanya di kawasan hutan lindung Kintamani, kabut tebal pun menyelimuti, jarak pandang tak lagi dapat diukur. Harus ekstra hati-hati dengan rute yang berkelok-kelok. Angin pun juga kencang, terlihat pepohonan berayun ke kanan dan ke kiri. Mengerikan. Berdoa dalam hati, sesekali memperingatkan calon suamiku untuk berhati-hati, sampai dia bosan dengan kata-kataku "hati-hati"... biarlah dia bosan yang pasti berdoa selamat sampai tujuan. 

Di persimpangan menuju Singaraja dan Bondalem, kami pun mengambil arah Bondalem karena memang itu tujuan kami. Masih disambut dengan angin kencang dan kabut tebal sampai di puncak pegunungan. Kabut tebal mulai berangsur-angsur berkurang ketika kami menuruni pegunungan tersebut. Telinga sudah bebal, sedikit soak. Ketika berbicara, seolah berbicara dengan diri sendiri. 

Sesampainya di persimpangan Tejakula, mobil dibelokkan ke kiri, jalanan sudah bagus sekali dibandingkan dengan kondisi 3 bulan yang lalu, lobang dimana-mana. Lancar. 

Urusan kami pun selesai. Pergi makan di sebuah restoran daerah Tejakula, dengan menu sehat, karena bahan-bahan yang digunakan, semuanya organic. Lagi ngetrend. Menyusuri jalan setapak, kanan kiri kebun pepohonan masyarakat sekitar, tentu saja jalan kaki. 500 meter dari jalan utama, sampailah kami di restoran tersebut. Restoran sebuah hotel yang terletak di tepi pantai, indah, nyaman, rindang. Serasa ingin tinggal di sana. Apalagi makanan yang disajikan enak semua... memang sih belum coba semuanya, tapi setelah mencicipi beberapa makanan yang dipilih masing-masing orang, aku yakin pasti enak.

Setelah perut terisi, kami pun lanjut perjalanan pulang ke denpasar. MasyaAllah, jalanan di sekitar hutan lindung kami lihat pepohonan bertumbangan, harus eksta hati-hati, dengan kabut yang masih tebal menyelimuti, disertai hujan dan angin. Semua berantakan. Tak diketahui apakah ada korban dalam insiden ini. Semoga tidak ada.

Alhamdulillah, kami tiba di denpasar dengan keadaan baik, masih diberi perlindungan oleh Allah SWT. 

Bagi kawan-kawan seruni yang hendak bepergian dimohon selalu waspada, mengingat badai angin masih saja berlangsung, entah sampai kapan. Dan yang pasti, berdoa sebelum bepergian.


Ujian

Salah paham...